Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan

20 Cara Merawat Wajah Secara Efektif, Agar Wajah Bercahaya & Awet Muda

Cara Merawat Wajah

Tentunya Anda ingin punya kulit wajah yang cerah, mulus, bercahaya, serta terhindar dari masalah-masalah seperti kulit wajah kusam, berminyak apalagi berjerawat. Untuk itulah, disini pentingnya mengetahui cara perawatan wajah yang benar dalam sehari-hari.

Dengan memiliki wajah yang bersih, sehat dan cerah maka akan terlihat mempesona, hal ini tentunya keinginan dari semua orang. Dengan wajah yang bersih dan cerah juga bermanfaat untuk menambah kepercayaan diri.

Banyak yang pergi ke salon dan semacamnya guna mendapatkan perawatan wajah yang maksimal dan profesional. Akan tetapi, bukan berarti untuk memiliki wajah yang bersinar dan cerah harus mengeluarkan banyak uang.

Anda tidak diharuskan untuk pergi ke tempat perawatan wajah yang akan menguras isi kantong. Untuk itu, akan diapaparkan disini banyak hal yang bisa Anda praktekan untuk memiliki wajah yang bersih, bercahaya dan awet muda.

Cara Merawat Wajah

1. Pertama-tama Ketahui Masalah-Masalah yang Ada pada Kulit Wajah
Terdapat banyak masalah pada kulit yang jenisnya berbeda-beda. Seperti masalah kulit berminyak yang terjadi akibat berlebihannya cairan keluar di wajah.

Ada juga masalah kulit kering dan kusam, yang membuat kulit menjadi pecah-pecah, kasar, bahkan bsa mengalami peradangan. Masalah lainnya yaitu kulit berjerawat dan berkomedo yang ditandai dengan kemunculan benjolan-benjolan kecil di wajah.

Masalah-masalah tersebut tentunya tidak kita inginkan, masing-masing penyebab dan penanganannya juga berbeda-beda, akan dibahas semuanya pada kali ini.

2. Penting Untuk Minum Air Putih yang Cukup
Dengan minum air putih yang cukup, manfaatnya sangat penting dalam membuat kulit menjadi lebih sehat, bersih dan terhindar dari masalah kulit kering dan kusam.

Boleh-boleh saja minum jus buah atau minuman sehat lainnya, tetapi minum air putih yang cukup dalam setiap harinya penting untuk dilakukan. Dimana semua bagian organ tubuh sangat membutuhkan asupan air putih, termasuk kulit.

Oleh karena itu, ketika haus jangan lupa minum air putih. Minum air putih membuat proses metabolisme tubuh menjadi lancar, yang dengan semakin lancarnya metabolisme tubuh maka akan membuat kulit semakin sehat dan bersih.

Dilansir dari laman Dailymail.co.uk, Seorang wanita bernama Sarah Smith (42), seorang ibu dua anak ini kerap merasakan sakit di bagian kepalanya, serta mengalami gangguanpencernaan. Maka diapun mendapatkan rekomendasi untuk minum 3 liter air mineral (air putih) setiap hari dari ahli nutrisi yang dikunjunginya.

Sarah Smith menjelaskan bahwa dirinya biasanya mengawali hari-hari dengan minum secangkir teh. Dia minum segelas air putih saat makan siang dan malam. Jika ditotal maka dia mengonsumsi cairan sekitar 1 liter cairan dalam sehari.

“Rasanya sudah cukup banyak, tapi ternyata masih jauh dari cukup," katanya.

Maka Smith pun mencoba untuk mengikuti rekomendasi dari dokternya untuk mulai minum 3 liter air putih dalam setiap harinya. Setelah 1 bulan penuh dia melakukannya, hasilnya sangat luar biasa.

Setelah minggu pertama dia rajin minum air putih, maka jerawat yang ada mulai menghilang. Selain itu, rasa sakit kepala tidak lagi muncul, serta sendi-sendi tubuhnya juga lebih nyaman.

Setelah minggu kedua, kantung matanya mulai mengurang, warna kulit wajahnya menjadi lebih merata, jerawat di wajah mulai menghilang, serta nafasnya lebih segar.

Setelah minggu ketiga, kantung mata dan garis-garis halus di wajah sudah menghilang sepenuhnya. Disamping itu, kulitnya menjadi terlihat lebih cerah dan kencang.

Hal itu karena mencukupi kebutuhan cairan tubuh (terutama air putih) membuat proses regenerasi kulit berjalan dengan maksimal.

Setelah 28 hari Smith menerapkan aturan untuk minum 3 liter air putih dalam sehari, dirinya menjadi lebih langsing dan bugar. Bahkan ada yang mengatakan bahwa dirinya terlihat lebih muda 10 tahun.


3. Masker Pepaya
Untuk merawat wajah berminyak dan kusam agar bisa teratasi, maka Anda bisa memanfaat pepaya, di dalamnya terkandung zat yang bermanfaat untuk mencerahkan kulit.

Di dalam pepaya hijau terdapat enzim papain yang bisa membuat kulit menjadi cerah dan lebih putih. Cara memanfaatkannya yaitu pertama-tama siapkan satu sendok makan pepaya hijau.

Disarankan untuk memilih pepaya yang masih mangkal, Anda sebelumnya perlu untuk menghaluskan pepaya.

Setelah itu, sediakan juga sebanyak satu sendok makan pepaya masak, lalu campurkan keduanya.

Setelah keduanya tercampur maka aplikasikan pada wajah sebagai masker. Setelah itu diamkan 15 menit, lalu baru bersihkan wajah menggunakan air bersih.

4. Hindari Wajah Terlalu Lama Terkena Sinar UV Yang Berbahaya
Hal ini berguna agar wajah bisa tetap cerah, sehingga Anda perlu meminimalisir wajah terkena paparan polusi dan sinar UV (matahari), terutama hindari tekrena paparan sinar matahari pada siang bolong. Sinar matahari yang sehat adalah pada saat pagi hari.

Anda perlu menghidari dari terlalu lama kulit wajah dan secara umum kulit tubuh dari terkena paparan sinar matahari, karena dampaknya yang merusak dan membakar jaringan kulit.

Adapun polusi bisa menyebabkan masalah dan kerusakan pada wajah, didalam polusi terdapat zat beracun dan kotoran, hal ini bisa mengakibatkan dampak buruk pada sel kulit, yang juga bisa menyebabkan munculnya jerawat jika wajah terlalu sering terkena polusi.

Jika Anda bekerja atau beraktivitas di tempat yang sering terkena paparan sinar matahari, maka untuk mengantisipasinya bisa dengan menggunakan tabir surya. Selain itu, sebagai tambahan disarankan untuk menggunakan masker dan kacamata ketika di jalan raya.

5. Manfaatkan Minyak Alpukat
Untuk merawat wajah agar awet muda dan lebih putih maka Anda bisa menggunakan bahan minyak alpukat. Menggunakan minyak alpukat bisa menjad pilihan mudah sebelum tidur.

Penggunaan minyak alpukat ini bermanfaat untuk menghilangkan sisa-sisa riasan wajah secara efektif, dimana jika sisa makeup jika dibiarkan saja semalaman (selama tidur) akan menyebabkan penyumbatan pori-pori yang memicu munculnya jerawat dan komedo.

Anda dapar memakai tisu untuk menyerap jika ada kelebihan minyak yang tertinggal di wajah.

6. Biasakan Untuk Mencuci Wajah, Terutama Ketika Baru dari Luar
Anda perlu lebih rajin lagi untuk membasuh wajah, Anda bisa membasuh wajah dengan menggunakan air hangat maupun air biasa. Hal ini sangat bermanfaat untuk membuat wajah selalu segar, bersih dan berseri-seri.

Jika memang memberatkan, maka Anda sebenarnya cukup membasuh wajah dengan air tanpa menggunakan produk mencuci muka, ini saja sudah cukup karena yang penting Anda harus rajin untuk mencuci muka, terutama setelah dari luar atau jalan raya.

Adapun untuk membersihkan wajah menggunakan produk sabun pencuci muka, maka tidak perlu dilakukan sering-sering, cukup satu atau dua kali saja dalam sehari.

Disarankan mencuci wajah menggunakan sabun jika Anda sebelumnya terkena banyak polusi, kotoran atau debu, salah satunya seperti dari jalan raya. Sehingga diperlukan sabun pencuci muka untuk agar kotoran yang menempel pada kulit wajah dibersihkan sepenuhnya.

Gunakan sabun pencuci wajah yang mampu berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan wajah berminyak.

loading...

7. Lemon Dan Jeruk Nipis
Anda bisa memanfaatkan lemon dan jeruk nipis yang mudah didapatkan ini, dalam merawat wajah berminyak. Jeruk nipis sudah dikenal mempunyai manfaat kandungan vitamin C yang bisa menjadikan wajah tampak lebih bercahaya, menghaluskan kulit dan membuat pori-pori kulit wajah menjadi lebih rapat.

Jeruk nipis dan lemon mengandung senyawa asam yang tinggi, yang mampu mencegah masalah keluarnya minyak di wajah yang berlebihan dan mengangkat sel kulit mati. Untuk pemanfaatannya, caranya:
  1. Pertama-tama sediakan satu buah jeruk nipis atau lemon, pilih satu saja.
  2. Lalu peras ke dalam mangkuk.
  3. Lalu perasannya tinggal diaplikasikan pada wajah (sebelumnya pastikan Anda membersihkan wajah terlebih dahulu).
  4. Biarkan beberapa lama, setelah itu baru basuh wajah hingga bersih kembali.
  5. Melakukan ini, disarankan selesai mandi.

8. Istirahat yang Cukup, Jangan Sering Begadang
Kebutuhan tubuh akan tidur harus terpenuhi, hindari tidur yang terlalu larut malam disebabkan dampaknya yang bisa membuat sistem tubuh menjadi kacau, yang dampaknya juga membuat kulit menjadi kusam.

Usahakan untuk tidur di bawah jam 10 malam. Tidur pada jam 12 keatas adalah sebuah kesalahan yang berdampak buruk bagi kulit Anda, dan secara umum akan mengganggu fungsi organ tubuh.

Dengan pola tidur yang baik dan teratur bermanfaat untuk kesehatan kulit Anda. Selain itu, wajah juga menjadi terlihat segar, serta kulit wajah bisa menjadi lebih bersih. Hal itu karena pola tidur yang baik, membuat proses regenerasi kulit menjadi maksimal.

9. Masker Madu dan Alpukat
Untuk merawat wajah dari masalah kering dan kusam maka Anda bisa membuat masker dari bahan madu dan alpukat. Sering berada di ruangan yang ber-AC bisa membuat kulit wajah kehilangan kelembaban-nya sehingga kulit mengalami kering dan kusam.

Alpukat dan madu ini dapat Anda andalkan sebagai pelembab alami, penggunaannya juga dapat membuat wajah menjadi lebih berseri dan cerah. Berikut di bawah ini cara membuat maskernya:
  1. Pertama-tama haluskan daging buah alpukat sebanyak satu cangkir kecil.
  2. Lalu masukan madu (pastikan madu alami) hingga tercampur rata, nantinya akan membentuk pasta.
  3. Basuh wajah menggunakan air hingga bersih.
  4. Lalu oleskan pasta ramuan tersebut sebagai masker untuk wajah.
  5. Setelah selesai mengoleskan, maka biarkan saja selama 30.
  6. Setelah itu bilas wajah menggunakan air biasa (jangan air hangat).

10. Hindari Stres
Sering stres bisa membuat kulit kusam. Termasuk jika Anda terlalu sering bekerja di bawah tekanan. Kondisi stres bisa memberikan dampak bagi tubuh dan perasaan. Stres bisa membuat sakit kepala, membuat tegang bahu dan leher, detak jantung meningkat drastis, dan suasana hati kacau.

Saat stres, tubuh secara umum akan memproduksi lebih banyak hormon, termasuk jenis hormon kortisol. Dampak dari banyaknya kadar hormon kortisol juga mengakibatkan kelenjar minyak akan menghasilkan lebih banyak minyak, yang akhirnya berdampak buruk bagi kulit wajah.

Sehingga, seringkali orang-orang mengatakan bahwa stres menjadi salah satu penyebab timbulnya jerawat di wajah. Masalah lainnya akibat sering mengalami stres adalah resiko menurunnya tingkat elastisitas kulit.

Hormon kortisol juga berdampak pada meningkatnya resiko penuaan dini pada kulit. Kortisol juga memicu terjadinya peradangan pada kulit, dan merusak kolagen pada kulit tubuh.

Akibat dari terjadinya kerusakan pada kolagen, mengakibatkan timbulnya bentukan keriput pada usia dini. Kondisi stres mengakibatkan resiko tinggi kulit menjadi tampak kusam.

Masalah lainnya, sering mengalami stres akan membuat susah tidur. Kondisi susah tidur atau kurang tidur mengakibatkan timbulnya lingkaran hitam di bawah mata. Kurang tidur juga mengakibatkan gangguan pada proses regenerasi sel-sel kulit tubuh.


11. Masker Mentimun
Untuk merawat wajah berminyak, Anda bisa menggunakan mentimun yang di dalamnya terkandung vitamin C dan mineral penting, manfaatnya mampu mengontrol minyak berlebih, dan membantu untuk menghilangkan flek hitam bekas jerawat. Berikut caranya:
  1. Pertama-tama haluskan mentimun yang sudah dikupas bersih (pastikan memilih mentimun yang segar).
  2. Lalu masukan sedikit perasan lemon. 
  3. Setelah tercampur, maka aplikasikan ramuan tersebut ke wajah.
  4. Anda bisa mengoleskan ramuan sambil memijat agar lebih meresap, sehingga mendapatkan manfaat maksimal.
  5. Setelah selesai mengoleskan, biarkan selama 30 menit.
  6. Lalu bersihkan wajah menggunakan air (disarankan menggunakan air hangat).

12. Rutinlah Berolahraga
Dengan membiasakan diri untuk rutin berolahraga, hal ini sangat bermanfaat untuk melancarkan peredaran oksigen di dalam tubuh secara maksimal, yang manfaatnya untuk kesehatan tubuh secara umum, termasuk bermanfaat untuk kesehatan dan keindahan kulit.

Olahraga selain berguna untuk menurunkan berat badan, juga penting bagi kesehatan kulit Anda. Jika mengalami masalah pada kulit, seperti kulit kusam, berjerawat, dan lainnya, maka olahraga ini menjadi cara ampuh untuk mengatasinya.

Berkeringat saat berolahraga akan membuat kulit menjadi lebih bersih dan sehat. Saat berolahraga, kelenjar keringat akan menghasilkan lebih banyak keringat yang nantinya dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Sehingga kotoran yang berada di dalam pori-pori kulit menjadi ikut keluar bersamaan dengan keringat. Hal ini membuat kulit menjadi tampak segar dan bercahaya.

Dengan berolahraga, peredaran darah di dalam tubuh menjadi lancar, dengan peredaran darah yang lancar membuat suplai oksigen dan nutrisi bagi kulit berjalan dengan baik.

Suplai oksigen dan nutrisi yang baik akan memberikan manfaat penting bagi kulit, berupa kelembaban kulit yang terjaga, serta kulit menjadi terlihat cerah.

Timbulnya jerawat tidak hanya disebabkan kotoran yang menumpuk di kulit. Munculnya jerawat dapat menjadi tanda kemungkinan Anda sedang mengalami stres. Kondisi stres mengakibatkan produksi minyak di dalam tubuh menjadi berlebihan dan tidak terkontrol, yang akhirnya memicu munculnya jerawat.

Olahraga menjadi cara yang ampuh untuk menghilangkan stres, dimana dengan berolahraga bisa menjadikan tubuh dan jiwa lebih rileks. Olahraga yang dilakukan bisa meningkatkan hormon endorfin di dalam tubuh, hormon ini berfungsi untuk memberikan rasa nyaman dan bahagia.

Manfaat olahraga lainnya adalah membuat kulit lebih kencang dan terlihat awet muda. Munculnya kulit yang keriput karena menurunnya produksi kolagen pada kulit. Dimana kolagen memiliki fungsi untuk menjaga tingkat elastisitas dan kekencangan kulit. Olahraga bermanfaat untuk meningkatkan produksi kolagen ini.

Jika Anda melakukan olahraga jam 09:00 ke atas, maka pastikan kulit Anda terlindungi dari telalu lama terkena sinar matahari (UV) yang bisa meimbulkan dampak negatif bagi kulit. Anda bisa menggunakan sun block dan gunakan celana yang menutupi kulit sehingga terlindungi dari sengatan sinar matahari menjelang siang.

Setelah berolahraga, maka jangan lupa untuk langsung membersihkan tubuh kembali, untuk menghindari kotoran dan debu telalu lama menempel pada kulit.

13. Ramuan Masker Minyak zaitun dan Pisang
Untuk merawat wajah kering dan kusam Anda bisa memanfaatkan kedua bahan tersebut. Minyak zaitun sudah banyak diketahui efektif dalam menjaga kesehatan dan keindahan kulit secara alami. Anda bisa mengombinasikannya dengan buah pisang sehingga manfaatnya semakin mantap. Berikut di bawah ini caranya:
  1. Pertama-tama siapkan tiga sendok makan minyak zaitun dan satu buah pisang.
  2. Lalu hancurkan atau haluskan buah pisang, taruh di dalam sebuah wadah.
  3. Setelah itu masukan minyak zaitun, campurkan hingga membentuk ramuan berbentuk pasta.
  4. Tinggal Anda oleskan merata pada wajah (pastikan sebelumnya wajah dicuci bersih).
  5. Setelah selesai mengoleskan, biarkan selama 30 menit.
  6. Setelah itu, baru bersihkan wajah kembali menggunakan air.

14. Terapkan Pola Makan Yang Sehat
Untuk memperoleh kulit yang sempurna, hal yang juga sangat perlu untuk diperhatikan adalah makanan yang Anda konsumsi. Penting untuk cerdas dalam mengambil asupan yang makanan yang menyehatkan.

Anda harus setiap hari untuk mengonsumsi sayuran, jangan sampai dalam satu hari Anda tidak mengosumsi sayuran. Selain itu perbanyak juga konsumsi buah-buahan dan biji-bijian.

Jika ingin mengonsumsi susu, maka pilih jenis produk susu yang rendah lemak. Konsumsi juga makanan yang tinggi protein tetapi rendah lemak, yaitu ikan, dada ayam, telur, ikan, kacang-kacangan dan daging tanpa lemak.

Dalam mengonsumsi ayam, hindari sering mengonsumsi kulit ayam. Anda penting untuk menghindari makanan yang kurang sehat, seperti makanan yang tinggi kolesterol, tinggi kandungan garam, gula, lemak jenuh dan lemak trans.

Hendaknya Anda lebih sering untuk makan di rumah daripada makan di luar, jangan terlalu sering makan di restoran, apalagi itu restoran makanan siap saji atau restoran yang menyediakan junkfood.

15. Penting Mengetahui Cara Bersihkan Kulit Wajah Secara Tepat
Kondisi kulit yang mengkilap, lengket, dan pori-pori cenderung besar, ini tanda-tanda jenis kulit berminyak. Adapun Kondisi kulit yang kasar, bersisik dan pecah-pecah,  berarti ini merupakan jenis masalah kulit kering.

Adapun jenis kulit sensitif yaitu kulit terasa perih bahkan bisa terasa terbakar, kulit juga rentan mengalami gatal.

Jika Anda mengalami masalah kulit kering, maka pilihlah jenis pembersih wajah lembut, dan pilih yang tidak terdapat kandungan alkoholnya. Penggunaan bahan alkohol bisa memperparah kondisi kulit kering.

Jika Anda memiliki kulit kering, dalam membilas wajah jangan memakai air hangat, karena beresiko menghilangkan minyak alami yang ada pada kulit. Gunakanlah air biasa.

Untuk merawat wajah berminyak, caranya yaitu gunakan pembersih wajah berbusa yang bebas minyak di dalamnya. Untuk penggunaan air untuk membilas wajah, maka yang disarankan adalah menggunkan air hangat.

Anda juga bisa memakai toner ataupun astrigent untuk mengatasi minyak berlebih di wajah, gunakan dengan hati-hati agar jangan sampai justru membuat iritasi kuli.

Bagi yang mengalami kulit sensitif, maka pilih pembersih wajah yang sangat lembut (extra mild), untuk membilas wajah disarankan menggunakan air hangat. Eksfoliasi bisa mengakibatkan iritasi pada kulit sensitif.

Hendaknya menghindari penggunaan produk yang terdapat alkohol dan asam di dalamnya. Yang disarankan adalah memilih produk pembersih wajah yang mengadung bahan alami dan membuat tenang kulit seperti chamomile, lidah buaya, teh hijau, dan gandum.

Pada malam hari, jangan sampai Anda tidur dalam kondisi makeup yang masih menempel di wajah. Saat tidur, kulit akan beregenerasi. Jika tidak membersihkan make up saat tidur maka mengakibatkan  tersumbatnya pori-pori, yang akhirnya bisa memicu jerawat dan masalah lainnya pada kulit wajah.

Jika Anda memiliki jerawat, maka jangan pernah memencet jerawat karena bisa menyebabkan infeksi, serta kaan menimbulkan bekas yang permanen.

16. Saat Diperlukan, Pastikan Anda Menggunakan Pelembab Ataupun Tabir Surya
Pelembab sangat dibutuhkan, karena semua jenis kulit akan membutuhkan kelembaban. Momen yang pas dalam memakai pelembab adalah ketika kulit wajah dalam kondisi masih setengah basah, yaitu beberapa saat setelah Anda mandi atau mencuci wajah.

Bagi Anda yang memiliki jenis kulit berminyak maka pilih jenis produk pelembab yang bebas minyak (oil free).

Saat diperlukan, Anda perlu menggunakan tabir surya untuk mencegah kerusakan kulit akibat terkena sinar matahari dalam waktu lama. Bahkan, terlalu lama berada si bawa sinar matahari langusung bisa beresiko kanker kulit.

Gunakan tabir surya yang memproteksi kulit dari UVA dan UVB dengan SPF minimal 30.

17. Pilihlah Make Up Yang Cocok
Untuk mereka yang punya normal maka bisa lebih leluasa untuk memilih produk make up, namun juga tetap memperhatikan kualitas produk make up yang dibeli. Secara umum, disarankan memilih jenis produk makeup yang berlabel "nonacnegenic" atau "noncomedogenic", yang berarti tidak memberikan efek berupa timbulnya jerawat ataupun komedo.

Dalam membeli make up, maka harus diingat pada make up juga mempunyai tanggal kadaluarsanya. Dimana banyak yang melupakan permasalan ini.

18. Jangan Melakukan Kebiasaan Yang Bisa Merusak Kulit
Hindarkan kebiasaan buruk yang berefek pada kulit, hal ini penting agar kesehatan kulit bisa tetap terjaga. Contoh hal-hal yang perlu Anda perhatikan:
  1. Jangan merokok, dengan tidak merokok maka Anda bisa memiliki kulit wajah yang lebih awet muda. Kebiasaan merokok bisa membuat kulit kering, cenderung berwarna kuning dan bisa memperpendek umur kulit.
  2. Anda perlu menghindarkan wajah agar tidak terkena hairspray dan gel, karena berakibat pada tersumbatnya pori-pori kulit. 
  3. Minimalisir dari terlalu sering berada di jalanan umum.
  4. Hindari menggunakan ikat kepala yang terlalu ketat.
  5. Hindari seirng menggaruk wajah.
  6. dll.

19. Hindari Penggunaan Bleaching Dari Bahan Kimia
Bleaching merupakan terapi untuk pengelupasan kulit yang bertujuan untuk membuat kulit lebih cerah secara instan. Hanya saja, dikhawatirkan bahan kimia yang digunakan untuk terapi ini dapat berdampak buruk pada kulit, bahkan bisa beresiko munculnya kanker kulit.

Oleh karena itu, hendaknya memilih bleaching yang terbuat dari bahan alami sehingga lebih aman. Anda juga perlu menghindari melakukan bleaching yang berlebihan, karena masalah membuat kulit rusak dan menjadi gelap.

20. Nikmati Jus Lemon Segar Karena Baik Untuk Kulit
Dari pada minum-minuman bersoda, lebih baik minum jus buah yang juga lezat. Selain itu, manfaat jus lemon ini bisa membuat wajah lebih cerah. Hal itu karena di dalam lemon terkandung vitamin C yang bermanfaat untuk kulit, yang secara umum membuat kulit lebih segar dan sehat.

Untuk jenis makanan sehat yang mungkin banyak orang tidak mengetahuinya yaitu salad, dimana di damanya terkandung nutrisi dan vitamin yang berguna bagi kulit. Konsumsilah salad yang berisi kombinasi sayuran sehat. Anda bisa memasukan pada makanan salad berupa wortel, selada, tomat, kentang, mentimun, lobak dan lainnya.

Manfaat Mikrodermabrasi & Efek Sampingnya (Hal Lainnya Yang Penting Diketahui)

Mikrodermabrasi adalah sebuah terapi khusus untuk melakukan exfoliation (pengelupasan) dengan menggunakan kristal-kristal mikro, yang bertujuan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati, serta mendorong agar produksi sel kulit baru bisa menjadi lebih cepat.

Melakukan mikrodermabrasi nantinya juga akan bisa merangsang peningkatan produksi kolagen. Terapi ini dapat menjadikan tekstur kulit menjadi terasa lebih halus, serta mengurangi tampilnya garis-garis halus pada kulit.

Hanya saja, untuk memperbaiki pori-pori kulit dengan metode mikrodemabrasi ini ternyata tidak dapat diterapkan pada setiap orang. Sehingga dapat dikatakan Mikrodermabrasi tidak bisa cocok untuk semua orang.

Walaupun memang memberikan manfaat untuk membuat kulit lebih bercahaya dan indah, akan tetapi terapi mikrodermabrasi tidak boleh diterapkan pada beberapa jenis kulit.

Dimana memang sebagian orang mengalami hasil setelah melakukan mikrodermabrasi yaitu kulitnya menjadi lebih bercahaya dan halus.

Namun, terapi ini pada beberapa jenis kulit lainnya justru menyebabkan timbulnya rasa kasar pada kulit.

Sebelum Anda mengambil keputusan untuk melakukan terapi mikrodermabrasi ini, maka penting kiranya agar mengetahui efek sampingnya terlebih dahulu, serta beberapa hal lainnya.

Mikrodermabrasi

Manfaat Mikrodermabrasi
Terapi ini tidak hanya dilakukan sekali, namun hingga beberapa kali, tujuan dilakukan mikrodermabrasi adalah agar kulit lebih bercahaya, cerah dan lapisan atas sel kulit mati dibersihkan.

Melakukan mikrodermabrasi juga bisa memberikan hasil berupa keriput di kulit bisa diminimalisir, dan bisa membantu membersihkan bekas-bekas jerawat di kulit.

Mikrodermabrasi bisa menjadi metode untuk menghilangkan jerawat, serta membantu mengatasi lubang bekas jerawat. Seperti halnya melakukan laser jerawat, mikrodermabrasi juga dilakukan oleh tenaga medis.

Mikrodermabrasi dilakukan dengan menggunakan suatu alat khusus. Bahan yang paling utama berupa suatu bubuk organik berbentuk seperti kristal halus. Manfaat lainnya dari melakukan mikro dermabrasi:

Mengatasi Masalah Kulit Bopeng
Melakukan mikrodermabrasi bisa merangsang agar perkembangan sel kulit baru bisa lebih cepat. Manfaat dari perkembangan sel kulit baru adalah untuk meratakan permukaan kulit. Sehingga dengan melakukan terapi ini, bopeng pada kulit bisa secara perlahan menjadi hilang.

Wajah Menjadi Lebih Bersih dan Bersinar
Praktek mikrodermabrasi ini bermanfaat untuk mengangkat pengelupasan kulit mati. Sehingga pada bagian sel kulit yang telah tidak diperlukan oleh wajah, maka akan dibersihkan melalui terapi ini.

Hal ini membuat kulit menjadi terlihat lebih bersih dan bersinar.


Menyamarkan Garis Halus Wajah
Melakukan mikrodermabrasi mampu menyamarkan garis-garis halus pada kulit wajah. Kondisi ini umumnya pada wanita yang telah berusia di atas 38 tahun. Dimana pada umur tesebut kulit sudah mulai mengalami tanda-tanda penuaan secara alami.

Tekstur Kulir Menjadi Lebih Halus
Terapi ini juga berguna untuk membuat tekstur kulit menjadi lebih halus. Namun, terkadang jika mikrodermabrasi dilakukan pada jenis kulit yang tidak cocok, justru bisa menyebabkan kulit menjadi lebih kasar.

Mengangkat Flek Hitam, Komedo, Jerawat, dll
Mikrodermabrasi akan bekerja untuk mengangkat luka pada kulit wajah, termasuk flek hitam, komedo, jerawat dan lainnya.

Merangsang Pembentukkan Kolagen
Proses Mikrodermabrasi akan mendorong pembentukkan serat kolagen dan elastin yang manfaatnya supaya tesktur kulit lebih baik, serta kerutan dan garis-garis halus bisa berkurang dan menghilang.

Efek samping
Penting diingat bahwa pada prakteknya mikrodermabrasi dilakukan dengan metode pengelupasan, sehingga pontensi yang bisa terjadi dari melakukan mikrodermabrasi yaitu kulit menjadi berwarna agak kemerahan, serta kulit menjadi lebih sensitif.

Efek samping yang timbul ini masih dianggap dalam batas yang normal, hanya saja umumnya terapis akan memberikan saran agar Anda menghindari dari sering terkena sinar matahari, setidaknya 48 jam setelah melakukan terapi.

Dengan begitu, dalam periode 48 jam tersebut merupakan waktu untuk sel kulit baru tumbuh dengan cepat.

Agar semakin terlindungi proses pertumbuhan sel kulit baru tesebut, maka disarankan memakai SPF 30 setelah melakukan terapi. Selain itu, hindari memakai riasan selama enam jam setelah melakukan terapi.

Pada praktek mikrodermabrasi yang sudah pernah terjadi, mikrodermabrasi dapat menimbulkan masalah yang lumayan buruk pada beberapa jenis kulit. Dimana dampak atau efek yang parah yaitu timbulnya kemerahan, seringnya terjadi di bagian sekitar mata.

Bahkan pada beberapa kejadian, efek yang ditimbulkan bisa sampai berdarah. Oleh karena itu, hendaknya tidak memakai riasan apapun setelah melakukan mikrodermabrasi, hal ini agar kulit bisa beradaptasi dengan baik.

Beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang tidak boleh melakukan mikrodermabrasi yaitu sedang mengalami luka terbuka, eksim, rosacea, dermatitis, dan berjerawat.

loading...

Kulit Ruam Kemerahan
Melakukan mikrodermabrasi dengan berupa pengelupasan kulit, sehingga reaksi yang timbul tentunya akan menyebabkan muncul kemerahan pada. Hal ini sebenarnya masih dalam batas normal, seperti halnya saat kulit paha ditampar keras maka akan menimbulkan bekas kemerahan.

Kulit Menjadi Lebih sensitif
Saat luka, kulit normal jaraknya berada 0,5 centimeter dari luka, sehingga saat bagian tersebut ditekan maka akan terasa sakit.

Hal ini berlaku pada mikrodermabrasi, dimana setelah melakukan terapi ini maka kulit menjadi lebih sensitif, baik ketika disentuh, terkena gesekan benda lain dan semacamnya. Termasuk kulit lebih sensitif ketika terkena sinar matahari langsung.

Resiko Terkena Infeksi Kulit
Pastikan dalam melakukan terapi ini kulit tidak dalam kondisi terluka. Adanya luka sebelum melakukan mikrodermabrasi maka bisa menyebabkan resiko terjadinya infeksi baru dari luka tersebut.

Oleh karena itu, hendaknya menunggu luka sembuh dahulu sebelum melakukan mikrodermabrasi.

Jangan Merias Wajah Setidaknya Selama Dua Minggu
Selama dalam masa perawatan mikrodermabrasi ini, anda tidak boleh merias wajah dalam bentuk apa saa. Baik itu BB cream, pelembab, bedak, dan lainnya.

Mengapa hal ini dilarang? Karena bisa menyebabkan terhambatnya proses perawatan, serta bisa menyebabkan terjadinya infeksi yang berasal dari penggunaan produk-produk kosmetik.

Jika pun Anda tepaksa ingin merias wajah, maka diberikan jarak waktu setelah melakukan terapi, setidaknya 6 jam setelah melakukan terapi.

Kulit Menjadi Kering
Sering melakukan mikrodermabrasi bisa menyebabkan kulit menjadi kering. Walaupun memang manfaatnya mampu mengatasi kerutan, jerawat dan komedo, namun pemakai terapi ini harus “rela” jika kadar kelembapan kulitnya menjadi cepat menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut maka pakailah produk pelembap.

Menghilangnya Stratum Korneum
Epidermis merupakan lapisan kulit terluar yang terdiri dari sel kulit mati di bagian teratas permukaan kulit. Lapisan kulit mati (stratum komeum) sebenanya berfungsi sebagai penghalang atau pelindung terhadap serangan yang berasal dari luar ke lapisan kulit dibagian bawahnya.

Sehingga Stratum Korneum befungsi untuk melindungi kulit dari serangan lingkungan luar. Ketika melakukan mikrodermabrasi maka lapisan ini akan dibuang, yang dampaknya Anda tidak lagi mempunyai pelindung dari radiasi lingkungan di sekitar.

Hal inilah yang membuat orang-orang yang melakukan mikrodermabrasi perlu menghindari sebisa mungkin dari sering terkena sinar matahari langsung.

Ingat! Bahan terapi mikrodermabrasi tidak semuanya bisa cocok bagi kulit. Dimana terdapat sebagian orang yang memiliki riwayat alergi dengan bahannya tersebut.

Sehingga agar bisa mencegah terjadinya hal buruk, hendaknya mengetahui terlebih dahulu bahan yang digunakan untuk terapi dan efek sampingnya.

Dengan begitu Anda bisa menjadi lebih tahu ketika timbul dampak yang parah dan tidak normal, untuk kemudian segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Lamanya Proses Mikrodermabrasi
Saat melakukan mikrodermabrasi, terapis akan berusaha untuk mengikis sel sel kulit mati. Umumnya menggunakan bahan mycro crystal alumunium tri oksida atau AI(OH)3.

Pada beberapa klinik maju akan melakukan terapi dengan mencampurkan beberapa bahan lainnya, sehingga bisa lebih merangsang.

Lamanya melakukan mikrodermaberasi, biasanya memerlukan waktu antara lima hingga tujuh hari. Lamanya terapi berdasarkan dari seberapa parah kondisi kulit wajah. Jenis kulit dan jaringan wajah juga menentukan lamanya proses terapi ini.

Adapun durasi terapi mikrodermabrasi, paling maksimal adalah 30 menit untuk satu kali terapi. Terapi kemungkinan akan dilakukan berulang kali.

Rekomendasi dari pihak klinik biasanya melakukan terapi sebanyak 4 sampai 6 kali, yang dilakukan setiap 2 minggu. Yang setela itu, kemungkinan dilakukan penjadwalan lagi setelah 3 bulan kemudian.

Prosedurnya Mikrodrrmabrasi

Persiapan
Apabila Anda telah mantap ingin melakukan terapi ini, maka sekitar 4-5 hari sebelumnya Anda perlu menghentikan pemakaian produk eksfoliasi, entah itu yang berbentuk scrub, masker, serum, retinol dan lainnya. Hal ini dilakukan agar nantinya kulit Anda menjadi tidak terlalu sensitif ketika terapi.

Bagi Anda yang telah melakukan peeling maka tidak boleh melakukan mikrodermabrasi karena akibatnya malah menghancurkan sel kulit sehat, sehingga menyebabkan kerusakan kulit.

Pasca Mikrodermabrasi
Kulit akan mengalami kemerahan selama 3 hari. Kemungkinan akan memunculkan rasa sedikit perih. Pada masa ini hindari dari terkena sinar matahari langsung.

Selama masa ini juga hindari memoleskan bahan-bahan kimia (make up) apapun kepada wajah, karena kondisi kulit sedang sensitif.

Walaupun kondisi wajah kemerahan, namun Anda tidak boleh menutupinya dengan banyak bahan concealer atau foundation.

Hal yang Penting Diketahui dalam Melakukan Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi Tidak Untuk Kulit Remaja
Bagi mereka yang masih muda, atau mereka yang masih dalam tahap peremajaan diri, maka tidak cocok untuk menjalani terapi ini. Dimana mikrodermabrasi hanya khusus bagi mereka yang berusia 30 tahun keatas.

Tidak Boleh Untuk Penderita Penyakit Akut
Mikrodermabrasi biasanya dilakukan dengan bahan yang berisi kandungan zat kimia tinggi, sehingga tidak cocok dilakukan pada mereka yang sedang mengalami penyakit serius, seperti penyakit tumor, keratosis, dan herpes.

Melakukan terapi ini pada penderita penyakit akut dikhawatirkan bisa memperburuk kondisi penyakit.

Tidak Untuk Wanita Hamil dan Menyusui
Masa kehamilan adalah hal yang sangat penting diperhatikan, sehingga hindari melakukan hal-hal yang bisa membahayakan kesehatan dari calon bayi.

Terapi mikrodermabrasi yang dilakukan dengan berbagai bahan kimia, maka lebih baik dihindari oleh ibu hamil karena bisa beresiko untuk kesehatan janin. Anda bisa melakukan mikrodermabrasi setelah bayi sudah dalam masa penyapihan.

Setelah Terapi, Harus Memakai Tabir Surya
Anda tidak bisa secara bebas keluar masuk rumah setelah melakukan terapi mikrodermabrasi. Dimana Anda sangat memerlukan pelindung wajah setelah melakukan terapi, seperti menggunakan tabir surya.

Hindari kulit terkena sinar matahari langsung, karena bisa terjadi reaksi dari bahan kimia yang digunakan.

Tidak Boleh Berenang
Mikrodermabrasi bekerja untuk merangsang tumbuhnya sel kulit baru. Apabila melakukan renang maka bisa berpotensi merusak proses pertumbuhan sel kulit tersebut.

Sehingga usahakan untuk hindari yang namanya berenang, apalagi air yang ada di dalam kolam renang biasanya tidak terlalu bersih. Selain itu pengguna kolam renang bukan hanya anda seorang, sehingga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan maka jangan berenang di air kolam dahulu.

Jangan Melakukan Chemical Peeling
Apabila melakukan mikrodermabrasi dan chemical peeling dalam masa yang bersamaan, dimana keduanya menggunakan bahan kimia, maka dikhwatirkan teradi reaksi kimia yang bisa berdampak buruk bagi kulit.

Harus Rajin dan Telaten
Dalam menjalani terapi ini Anda harus telaten, dimana Anda harus benar-benar memperhatikan kondisi wajah setiap waktu. Telaten-lah untuk membersihkan dan merawat wajah, serta gunakan tabir surya dan topi ketika pergi ke luar.

Estimasi Biaya Perawatan Microdermabrasi
Biaya terapi Mikrodermabrasi bervariasi pada setiap tempat, dimana hal ini sangat tergantung dari alat yang digunakan. Biayanya berkisar dari Rp.300.000 hingga Rp.700.000 per sesinya.

Dermabrasi dan Mikrodermabrasi, Mana Yang Lebih Baik?
Dua metode medis untuk menghilangkan jerawat yaitu dermabrasi dan mikrodermabrasi. Metode dermabrasi dilakukan dengan mengikis hingga lapisan kulit terdalam. Metode ini cocok diterpakan pada bekas jerawat yang dalam.

Selain itu, Dermabrasi bisa bermanfaat untuk menghilangkan bekas bekas cacar sampai menghilangkan luka akibat kecelakaan.

Adapun metode Dermabrasi tidak bisa digunakan untuk menghilangkan luka bakar, tahi lalat, tanda lahir, dan cacat kulit bawaan.

Untuk perawatan dengan metode mikrodermabrasi dilakukan dengan cara mengikis lapisan kulit yang paling luar, sehingga melakukannya cocok untuk mengatasi segala permasalahan kulit yang ringan. Bisa untuk mengatasi masalah stretch mark, bekas luka, bekas jerawat, dan keriput.

Perawatan ini juga dapat mencerahkan dan menghaluskan kulit. Mikrodermabrasi baik dilakukan pada orang-orang yang berusia 30-50 tahun.

Prosedur yang ada pada dermabrasi dan mikrodermabrasi sangat berbeda. Mulai dari alatnya sampai durasi waktunya.

Pada prosedur dermabrasi, kulit wajah akan dibersihkan lalu terapis akan memberikan bius lokal agar Anda tidak merasa sakit.

Kemudian terapis akan menggunakan sikat khusus berkecepatan tinggi (dermabrator). Untuk durasinya bisa dalam hitungan menit hingga sejam. Jenis perawatan ini umumnya hanya memerlukan sekali untuk akhirnya benar-benar sembuh.

Pada metode mikrodermabrasi tidak menggunakan obat bius. Alat khusus yang digunakan yaitu semprotan khusus yang di dalamnya berisi zat mikro kristal. Untuk lamanya durasi perwatan adalah sekitar 20 menit.

Apabila dermabrasi biasanya hanya perlu dilakukan sekali, adapun mikrodermabrasi dilakukan beberapa kali, bahkan bisa sampai 24 kali. Hal ini tergantung seberapa parahnya kondisi kulit. Muka yang berwarna merah dan iritasi adalah efek sampingnya.

Adapun setelah melakukan peraatan dermabrasi maka efek sampingya berupa wajah membengkak dan memerah, yang rasanya seperti terbakar. Dalam 1 hingga 2 minggu wajah akan kembali normal sedia kala.

Setelah melakukan perawatan dermabrasi, Anda tidak boleh meminum obat dengan kandungan aspirin dan ibuprofen selama seminggu setelah perawatan.

Sebenarnya kedua perawatan ini masing-masingnya memiliki manfaat utama. Sehingga pemilihan diantara keduanya adalah berdasarkan dari kondisi atau masalah yang sedang Anda hadapi.

Anda tinggal menentukan jenis perwatan apa yang cocok untuk kondisi atau masalah Anda

Sumber : kesehatantubuh-tips.blogspot.com.

20 Gejala (Tanda-tanda) Awal Kehamilan

Bukti dari terjadinya awal kehamilan dapat dilihat dengan melakukan tes kehamilan, akan tetapi ada banyak tanda-tanda dan gejala kehamilan

Sehingga jika nantinya ada beberapa gejala yang memang benar-benar terjadi, ada kemungkinan besar terjadinya kehamilan, sehingga menjadi berita gembira bagi calon ibu.

Kehamilan merupakan periode seorang wanita yang membawa embrio di dalam rahim nya. Hal ini untuk pasangan suami-istri adalah saat yang ditunggu-tunggu, dan begitu dinantikannya...

...sehingga tidak mau ketinggalan moment penting ini hingga berusaha mencari tahu gejala dan tanda awal kehamilan ,

Langsung saja berikut dibawah ini beberapa tanda-anda awal kehamilan yang umum terjadi pada wanita hamil.

Kehamilan

Gejala awal kehamilan

1. Perubahan pada payudara (putting)
Perubahan fisik yang dialami ketika kehamilan yaitu terjadinya perubahan pada payudara, dimana Payudara menjadi terasa lebih berat, bahkan juga sakit atau nyeri jika dipegang.

Pada dua minggu pertama setelah awal kehamilan, payudara ukurannya mulai membesar dan berubah, hal itu sebagai persiapan untuk memproduksi susu, utamanya bagi wanita muda.

Adapun penyebab dari perubahan tersebut karena produksi hormon esterogen dan progesteron yang meningkat dengan cepat. Perubahan payudara sudah terlihat sangat jelas ketika baru pertama kali hamil.

Wanita menjadi lebih sensitif ketika dadanya tersentuh, termasuk tersentuh branya sendiri, yang bisa memunculkan rasa sedikit nyeri.

Tanda lainnya dada akan terasa lebih lembut dan (maaf) empuk saat diraba. Tanda-tanda kehamilan setelah 1 minggu biasanya muncul rasa sedikit gatal pada bagian tersebut.

2. Perubahan bentuk tubuh
Seperti diketahui bahwa perut menjadi membesar ketika seorang wanita mengalami kehamilan, akan tetapi bukan hanya perut, bagian lainnya seperti bokong, paha, dada dan lengan juga umumnya akan membesar.

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid bisa dilihat dari adanya perubahan pada bibir organ intim (area kewanitaa). Perubahan tersebut, seperti warna yang semula merah muda menjadi berwarna lebih pucat ataupun gelap.

Pada awal kehamilan, umumnya keluar cairan dari organ intim sang waniita hamil yang mirip dengan keputihan. Cairan tersebut dihasilkan dari proses pembuahan yang berasal dari cervical mucus.

Cervical mucus yaitu lendir leher rahim / lendir serviks. Lendir serviks yang sehat menjadi jalan dimana sperma dapat dengan lancar menuju ke dalam saluran telur, membantu menjaga dan menutrisi sprema, serta membantu pergerakan sperma di dalam rahim agar bertemu sel telur.

3. Buang air kecil makin sering dan konstipasi
Ketika hamil, janin yang tumbuh di dalam rahim akan menekan kandung kemih, hal ini menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat.

Dan kandung kemih juga lebih cepat dipenuhi dengan urine, sehingga keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering.

Saat hamil muda, janin di dalam rahim membutuhkan ruang yang lebih luas. Sehingga, peluasan rahim itu mengakibatkan kandung kemih menjadi tertekan, sehingga ibu hamil muda akan lebih sering untuk buang air kecil.

4. Mengalami kelelahan yang sangat
Tidak jarang muncul rasa kehabisan tenaga selama kehamilan terjadi, utamanya ketika awal masa kehamilan.

Sehingga hal ini membuat wanita hamil akan mengambil waktu lebih lama untuk tidur, ketika minggu pertama atau kedua masa kehamilan maka tubuh akan bekerja dengan sangat keras untuk memompa hormon serta memproduksi lebih banyak darah untuk nutrisi bagi janin.

Jantung akan bekerja memompa lebih keras dan lebih cepat dari biasanya. Juga hormon progesteron menjadi depresan alami bagi sistem syaraf pusat, yang keberadaan hormon progesteron ini dalam jumlah yang banyak menyebabkan wanita hamil merasa mengantuk serta terasa lebih cepat lelah.

Anda menjadi lebih mudah lelah saat melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan bisa juga saat melakukan aktivitas yang ringan sekalipun. Apabila memiliki riwayat gangguan tekanan darah rendah, maka bisa berakibat pingsan ketika kelelahan saat melakukan aktivitas.

5. Flek darah atau nyeri perut
Pada masa awal kehamilan bisa juga mengalami flek atau mengalami sedikit pendarahan, yaitu sekitar 10 atau 14 Hari setelah pembuahan.

Terjadinya implantasi ketika sel telur yang telah dibuahi menempelkan dirinya pada dinding uterus.

Pendarahan seperti ini umumnya lebih sedikit dan warnanya lebih terang dari pada darah yang biasanya keluar ketika haid, dan terjadinya juga hanya sebentar.

Kemudian ada juga yang mengalami nyeri pada perut pada masa awal kehamilan nya, ketika rahim mulai membesar, rasa nyeri tersebut hampir sama dengan rasa sakit ketika haid.

6. Sering mengalami mual 
Mual yang terjadi pada pagi hari sering dijadikan tanda-tanda klasik awal kehamilan. Umumnya rasa mual mulai sering terjadi pada minggu keempat sampai kedelapan masa kehamilan, tetapi pada beberapa kasus muntah-muntah dimulai pada dua minggu pertama setelah terjadinya kehamilan.

Selain itu, Mual pada wanita hamil pada kenyataannya dapat terjadi kapan saja. Rasa mual ini muncul ini ketika adanya peningkatan drastis kadar esterogen yang diproduksi oleh placenta dan janin, dimana hormon ini mengakibatkan pengosongan usus berjalan lebih lambat.

Kemudian Ibu hamil juga akan terasa sangat sensitif terhadap bau, seperti bau masakan, kopi, parfum, asap rokok dan lainnya yang bisa saja memicu terjadinya rasa mual.

Apabila Anda mulai sering merasakan mual dan muntah, terutama di pagi hari, maka dapat menjadi salah satu tanda kehamilan, 1 minggu setelah berhubungan.

7. Berubah persepsi tentang makanan tertentu.
Memalingkan hidung dari suatu makanan tertentu bisa menjadi gejala awal terjadinya kehamilan. Bahkan bau makanan tertentu dapat menimbulkan rasa mual pada awal masa kehamilan.

Pada sebuah studi yang dilakukan, ditemukan bahwa umumnya ibu hamil tidak menyukai bau kopi, pada beberapa minggu awal kehamilan nya.

Kemudian juga daging, makanan yang mengandung susu serta makanan berbumbu banyak, semuanya itu umumnya tidak disukai pada masa kehamilan.

Sebaliknya, mengidam satu makanan tertentu dapat juga terjadi. keinginan untuk makan makanan tertentu ini dapat terjadi karena adanya perubahan hormon.

Ibu hamil seringnya mengalami perubahan selera makan ketika 6 bulan pertama, hal itu karena perubahan hormon yang sangat kuat kala itu.

Apabila penciuman Anda terasa lebih tajam, bisa jadi itu tanda kehamilan. Menurut buku "What to Expect When You're Expecting", bahwa hal tersebut disebabkan peningkatan hormon estrogen di dalam tubuh.

Dengan kondisi penciuman yang lebih tajam, berakibat beberapa bau makanan tertentu bisa membuat ibu hamil menjadi sangat mual.

8. Mengalami Sakit kepala.
Wanita hamil mungkin akan merasa terganggu dengan munculnya rasa sakit kepala ringan, dimana ini cukup sering terjadi.

Pada awal-awal kehamilan, terjadi peningkatan sirkulasi darah yang disebabkan oleh adanya perubahan hormon, yang menjadi pemicu munculnya sakit kepala ringan.

Apabila Anda merasa seperti sedang berada di atas kapal, padahal tidak, maka itu bisa menjadi tanda bahwa Anda hamil. Saat pembuluh darah melebar, dan tekanan darah menurun, mengakibatkan timbul rasa pusing atau gamang.

Munculnya rasa pusing bisa lebih dipicu lagi ketika ibu hamil dalam kondisi kadar gula darah yang rendah.

9. Munculnya bercak darah atau flek
Munculnya bercak darah pada saat kehamilan ini terkadang disalah pahami sebagai menstruasi. Perdarahan atau bercak darah  terjadi karena proses penempelan calon janin ke dinding rahim.

Pendarahan yang muncul pada proses ini biasanya hanya sedikit berupa bercak, jumlahnya jauh lebih sedikit jika dibandingkan darah saat haid, maka Anda bisa membedakannya lebih mudah.

Jika itu terjadi, maka dapat menjadi salah satu gejala kehamilan. Dan apabila telah dipastikan hamil, tetapi pendarahan atau flek tidak jua menghilang dalam waktu lama, maka perlu periksa ke dokter.

10. Sering meludah (hipersalivasi)
Terjadinya perubahan hormon estrogen, utamanya ketika masa kehamilan trimester pertama, mengakibatkan bumil (Ibu Hamil) menjadi cukup sering meludah.

Kondisi ini akan berangsur-angsur menghilang setelah masa kehamilan memasuki trimester kedua.

11. Gejala PMS
Gejala PMS umumnya cukup sering dialami, seperti perut kembung, sakit pinggang, rasa nyeri pada payudara, nafsu makan menjadi meningkat, akan tetapi ternyata tidak muncul haid yang umumnya terjadi.

12. Naiknya temperatur basal tubuh
Keitka masa kehamilan, konduisi suhu basal tubuh Bumil akan meningkat, dimana kondisi seperti akan bertahan selama masa kehamilan.


13. Rasa sakit punggung
Ketika Anda tidak punya masalah dengan yang namanya sakit punggung. Aka tetapi tiba-tiba punggung bagian bawah terasa nyeri.

Hal ini bisa menjadi tanda-tanda atau gelaja kuat terjadinya kehamilan, apabila benar-benar hamil, maka gangguan ini akan terasa hingga akhirnya melahirkan kelak.

14. Rasa kram pada perut
Keluarnya bercak darah umumnya diikuti munculnya rasa kram atau nyeri pada perut, yang nyeri ini dapat terus berlanjut hingga masa kehamilan trimester kedua. Biasanya wanita yang hamil muda di minggu-minggu awal, sudah merasakan pertanda ini.

Apabila Anda merasakan sakit perut, bahkan terasa sedikit kram pada perut, kemungkinan bahwa Anda sedang hamil.

Rasa kram terjadi karena terjadinya implantasi janin ke dinding rahim. selama proses ini masih berlangsung maka rasa kram juga masih akan terasa.

loading...

15. Terjadinya konstipasi.
Konstipasi (susah buang air) bisa menjadi tanda-tanda awal terjadinya kehamilan, hal itu karena adanya peningkatan jumlah hormon progesteron, yang membuat proses pencernaan menjadi berjalan lebih lambat.

Makanan yang lebih lambat untuk bisa masuk ke saluran pencernaan, dapat menyebabkan konstipasi, seperti ketika Anda belum buang air besar, padahal sudah dua hari.

Menurut Mayo Clinic, peningkatan hormon testosteron menyebabkan makanan diproses lebih lambat pada usus, hasilnya berupa sembelit atau konstipasi. Dalam kondisi seperti ini, cobalah untuk mengonsumsi lebih banyak serat, untuk membantu proses pencernaan lebih lancar.

16. Terlambat haid
Tanda kehamilan yang sangat jelas yaitu terlambat datang bulan. Akan tetapi tidak semua keterlambatan datang bulan berarti terjadinya kehamilan.

Karena bisa saja telat haid karena kondisi dalam keadaan stres, diet atau juga terjadi gangguan hormonal.

Adapun hubungan terlambat haid dengan munculnya kehamilan, yaitu saat sel telur sudah terbuahi maka tidak akan lagi dikeluarkan oleh tubuh (menstruasi), dan ovarium tidak akan lagi memproduksi sel telur baru selama masa kehamilan.

Sehingga, ketika mengalami kehamilan, Anda tidak mengalami datang bulan atau haid.

17. Perubahan suasana hati atau mood
Jika Anda bukanlah seorang wanita yang sensitif atau suka emosi, akan tetapi mengapa menangis atau muncul rasa emosional ketika menghadapi situasi yang biasa saja, itu terjadi karena membanjirnya jumlah hormon di dalam tubuh ketika awal-awal kehamilan, sehingga mengakibatkan muncul rasa emosional.

Perubahan suasana hati atau mood, seperti biasanya gembira menjadi sedih, umumnya terjadi pada trimester pertama masa kehamilan. Contoh kejadiannya seperti tiba-tiba menangis histeris hanya karena suatu iklan.

Hal ini seperti yang dijelaskan oleh American Pregnancy Organization, tanda kehamilan berupa jiwa yang lebih emosional dan mudah menangis.

Perubahan suasana hati secara mendadak dan ekstrem cukup sering terjadi, akan tetapi tidak perlu memusingkan hal ini, karena hal ini cukup normal, asal tidak mengarah ke kondisi depresi atau stres berlebihan.

18. Merasa pusing dan melayang.
Sensasi tubuh melayang atau terasa pusing di kepala ini karena terjadi perubahan sirkulasi ketika pembuluh darah dalam tubuh membesar, serta tekanan darah mengalami penurunan.

Pada awal kehamilan, rasa pusing ini dapat disebabkan juga karena rendahnya gula darah.

19. Sensitif terhadap bau
Sensitif terhadap bau seperti tidak menyukai aroma-aroma menyengat, bahkan walaupun aroma itu sebelumnya disukai.

Kondisi yang sering terjadi yaitu ibu hamil pergi ke dapur, akan beresiko tinggi mengalami eneg atau mual karena mencium bumbu dapur ataupun aroma makanan tertentu.

20. Hilangnya nafsu makan
Peningkatan kadar hormon beta-hCG (human chorionic gonadotrophin) dan sensitifitas terhadap bau-bauan berakibat wanita hamil menjadi tidak berselera menyantap makanan...

...padahal sebelumnya biasa dikonsumsi dirinya konsumsi, jika hal ini terjadi maka bisa menjadi tanda-tanda kehamilan.

Tanda-tanda kehamilan 1 minggu dilihat secara medis
Dunia medis memiliki cara tersendiri dalam memastikan kehamilan. Ada beberapa cara medis, cara pertama yaitu menggunakan alat tes kehamilan (test pack). Alat ini mudah didapatkan di apotek disekitar.

Cara yang digunakan yaitu melakukan tes urin, dan keakuratannya pun telah cukup teruji, dengan keakuratan hingga 99%.

Adapun melakukan tes ini disarankan di pagi hari. Apabila Anda positif hamil, maka tanda yang terlihat adalah dua garis, adapun jika negatif maka garis yang terlihat hanya 1. Ketika alat test pack menemukan bahwa Anda positif hamil, maka silahkan periksa ke dokter kandungan.

Cara medis kedua yaitu pemeriksaan USG. Cara ini diakui yang paling efektif dan paling akurat. Dengan menggunakan teknologi USG, maka Anda bisa melihat apakah di dalam kandungan terdapat janin atau tidak, bahkan dapat mengetahui dengan jelas kondisi janin di dalam kandungan.


Penutup
Beberapa gejala awal disebutkan tersebut tidak hanya dikhususkan sebagai adanya kehamilan. Gejala-gejala yang disebutkan diatas bisa juga menandakan bahwa sedang sakit.

Demikian juga sebaliknya, dimana bisa saja seorang wanita hamil tanpa mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, hal tersebut dapat juga terjadi. Akan tetapi, tetap lebih baik Anda perlu mengetahui gejala atau tanda-tanda dari adanya kehamilan.

Setelah mendapatkan tanda kehamilan awal (seperti sudah dijelaskan di atas), hendaknya mulai meningkatkan perhatian pada kesehatan diri dan janin yang dikandungnya.

Pada masa awal kehamilan seperti ini maka perbanyak konsumsi buah dan sayur, banyak minum air putih, jangan merokok, jangan bekerja terlalu berat, dan jangan mengkonsumsi obat-obatan tanpa resep dari dokter, karena ada beberapa jenis obat yang bisa membahayakan janin.

15 Penyakit Paling Berbahaya Bagi Wanita [Cara Mencegah & Mengobatinya]

Penyakit bisa menyerang siapa saja, tidak memandang pria atau wanita.

Namun, ada beberapa penyakit yang lebih sering bahkan khusus dialami kaum wanita.

Dari penjelasan peneliti, bahwa terdapat beberapa penyakit yang memang khusus menghantui wanita, itu karena adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam hal hormon, komposisi tubuh dan beberapa perbedaan lainnya.

Penyakit paling berbahaya bagi wanita (akan dibahas):
  1. Keputihan
  2. Kanker payudara
  3. Kanker leher rahim (kanker serviks)
  4. Keguguran
  5. Penyakit jantung 
  6. Penyakit Lupus
  7. Radang panggul 
  8. Polymyositis
  9. Bartholinitis
  10. Herpes Dermatitis
  11. Kandidiasis
  12. Ulkus Mole
  13. Trikomoniasis (penyakit parasit menular)
  14. Vaginismus
  15. Kista ovarium

1. Keputihan

Saat mengalami keputihan, seorang wanita akan mengeluarkan lendir dari vaginanya. Lendir yang diproduksi oleh serviks (leher rahim) dan kelenjar dalam vagina, keluar dengan membawa sel-sel mati dan bakteri.

Lendir yang normal biasanya berwarna bening hingga keputih-putihan, tidak berbau, tidak disertai gatal-gatal dan tidak terasa perih pada daerah vagina.

Perlu waspada seperti saat lendir yang berbau tajam, jumlah lendir yang berlebihan, pendarahan tidak sesuai jadwal haid, rasa gatal di sekitar vagina dan terdapat rasa nyeri pada perut.

Berikut beberapa jenis keputihan yang tidak normal:

1. Keputihan disertai rasa nyeri. Seperti rasa nyeri pada tulang panggul atau saat buang air kecil,

2. Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih.

3. Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital.

4. Keputihan dengan lendir berwarna merah muda. Jenis keputihan ini disebabkan oleh proses peluruhan dinding rahim setelah wanita melahirkan.

5. Keputihan dengan lendir yang lebih cair, atau berwarna putih dan gatal. Keputihan jenis ini dipicu infeksi jamur.

6. Keputihan dengan lendir berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis.

7. Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah. Keputihan jenis ini disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur.

Tips mengatasi keputihan pada wanita

Penggunaan sabun beraroma tajam yang terlalu banyak dan sering, bisa menimbulkan rasa perih pada vagina. Yang disarankan adalah saat membersihkan area vagina menggunakan air hangat dan sabun yang tidak mengandung bahan kimia keras.

Gunakan pembalut yang tepat, karena ada pembalut yang justru memicu keputihan, ganti pembalut setiap 4 jam.

Dalam membersihkan vagina, usahakan dari arah depan ke belakang (dari arah vulva ke anus), tujuannya menghindari kuman yang menempel di anus masuk ke vagina.

Makan pisang hampir setiap hari bisa mengobati keputihan secara alami. Kandungan di dalam pisang membantu untuk mengatasi gangguan reproduksi, yang bekerja untuk menyeimbangkan hormon dari dalam tubuh.

Beberapa jenis sayuran hijau seperti kale, bayam, asparagus dan kubis juga membantu menyembuhkan keputihan.

Hindari mengkonsumsi makanan berminyak, karena makanan berminyak mengandung lemak yang dapat menyebabkan masalah keputihan menjadi lebih parah.

2. Kanker payudara

Sel-sel di dalam tubuh, kondisi normalnya adalah tumbuh dan berkembang biak secara teratur, dimana sel-sel baru hanya terbentuk saat dibutuhkan saja. Akan tetapi jika proses berjalan tidak wajar, dimana pertumbuhan sel-sel menjadi tidak terkendali.

Sel-sel yang tidak normal menyebar ke organ lain melalui aliran darah, Inilah yang menimkan bahaya kanker.

Gejala awal kanker payudara yaitu benjolan (penebalan) pada jaringan kulit payudara. Dua di antara tiga wanita yang mengidap kanker payudara berusia di atas 50 tahun. Saat Anda menyadari adanya gejala kanker payudara, maka segera mengonsultasikannya kepada dokter.

Kanker payudara pada dasarnya terbagi dalam dua kategori, yaitu non-invasif dan invasif.

Kanker payudara invasif

Kanker payudara invasif, paling sering yang berbentuk duktal invasif, yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara. Sekitar 80 persen kasus kanker payudara invasif merupakan jenis duktal invesif ini. Jenis kanker payudara invasif yang lainnya, yaitu:
  1. Kanker payudara lobular invasif, berkembang pada kelenjar penghasil susu yang disebut lobulus.
  2. Kanker payudara terinflamasi.
  3. Kanker Paget pada payudara.
  4. Jenis-jenis lainnya dikenal sebagai kanker payudara sekunder (metastasis), yang bisa menyebar ke bagian lain. Penyebarannya melalui kelenjar getah bening atau aliran darah.

Kanker payudara non-invasif

Bentuk kanker non-invasif jarang menimbulkan benjolan. Jenis paling umumnya yaitu duktal karsinoma yang bersifat jinak, dan ditemukan dalam saluran (duktus) payudara.

Cara mencegah kanker payudara

Hindar minum-minuman yang beralkohol apabila Anda tidak ingin terkena kanker payudara, hal ini mutlak harus dilakukan. Hampir semua penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi minuman alkohol meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Demikian seperti dilansir dari Siteman.wustl.edu.

Wanita yang menyusui (minimal satu tahun) sudah mampu untuk menurunkan risiko kanker payudara.

Konsumsi pil KB, maka akan mengalami peningkatan risiko kanker payudara, stroke dan serangan jantung.

Pengobatan kanker payudara

Kanker payudara umumnya diobati dengan beberapa kombinasi yang dilakukan seperti operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Terdapat beberapa kasus kanker payudara yang bisa diatasi melalui terapi biologis atau hormon.


3. Kanker leher rahim (kanker serviks)

Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di pintu masuk ke daerah rahim, yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Virus penyebab dari kanker serviks adalah Human papilloma Virus (HPV). Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar

Gaya dan pola hidup yang kurang baik menyebabkan timbulnya masalah kanker serviks, seperti merokok, kurangnya asupan vitamin (terutama vitamin c dan e), kurangnya asupan asam folat, menkonsumsi alkohol.

Perlu diketahui, kanker serviks membutuhkan proses panjang antara 10-20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker, yang pada mulanya hanya berupa infeksi.

Gejala / ciri-cirinya, berikut di bawah ini gejala kanker serviks:
  • Sering merasakan sakit saat berhubungan intim, bahkan tidak jarang diikuti masalah perdarahan.
  • Mengalami keputihan yang tidak normal, disertaiperdarahan yang terlalu banyak.
  • Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  • Mengalami sakit saat buang air kecil
  • Saat menstruasi, darah yang keluar terlalu banyak (tidak seperti normalnya)
  • Mengalami rasa sakit pada bagian paha, atau salah satu paha mengalami bengkak.
  • Nafsu makan menurun tiak wajar, dan berat badan tidak stabil.
  • Tidak jarang mengalami perdarahan spontan.

Pencegahan Kanker Serviks
  • Jangan membersihan bagian genital dengan air yang tidak bersih
  • Jalani pola hidup sehat, seperti rajin makan sayuran, dll
  • Jaga sanitasi lingkungan
  • Hentikan kebiasaan buruk merokok
  • HPV yaitu virus penyebab kanker serviks dapat menular melalui hubungan seksual. 
  • Perbanyaklah konsumsi makanan yang kandungan beta karotennya tinggi, vitamin c dan vitamin e.
  • Hindari diet tidak seimbang.
  • Perhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi, jangan sampai mengandung zat kimia berbahaya seperti pengawet, pewarna  dan penyedap rasa, terutama jaik dalam tingkat konsentrasi yang tinggi.
  • Hati-hati dari produk kimia berbahaya. 

Pengobatan kanker serviks
Sumber: Alodokter.com (kunjungi situs untuk informasi sangat lengkap mengenai pengobatan kanker serviks)

Pengobatan kanker serviks tergantung pada beberapa kondisi, seperti stadium kanker, usia pasien, dan kondisi medis lainnya.

Tim dokter akan membantu Anda memilih cara terbaik melanjutkan pengobatan, dan keputusan terakhir ada di tangan Anda. Jenis penanganan menurut stadium kanker terbagi 2.

Pertama adalah penanganan kanker serviks tahap awal, yaitu operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim, atau radioterapi, atau kombinasi dari keduanya.

Kedua adalah penanganan kanker serviks stadium akhir, yaitu radioterapi, kemoterapi, atau konbinasi keduanya, terkadang operasi juga perlu dilakukan.

Pada kasus kanker serviks yang tidak bisa disembuhkan, dilakukan perawatan untuk memperlambat penyebaran kanker dan mengurangi gejala yang muncul.

Beberapa operasi yang dilakukan, seperti mengangkat leher rahim dan jaringan yang sekitarnya, bagian atas dari vagina, terkadang tanpa mengangkat rahim.

Pasca operasi, rahim dan vagina membutuhkan waktu untuk pulih. Sehingga, disarankan menunggu enam bulan hingga setahun setelah operasi sebelum memutuskan untuk hamil.

Setelah pengobatan kanker serviks, perlu melakukan pemeriksaan lanjutan, terutama pada vagina dan leher rahim (jika tidak diangkat).

4. Keguguran

Keguguran merupakan kematian bayi dalam kandungan sebelum usia 20 minggu kehamilan. Beberapa faktor pemicu keguguran, yaitu:
  1. Usia Ibu hamil. Risiko keguguran meningkat seiring usia ibu hamil yang menua.
  2. Kesehatan ibu hamil, seperti karena masalah pada plasenta, struktur rahim yang abnormal, leher rahim yang lemah, menderita sindrom ovarium polikistik, dll.
  3. Penyakit jangka panjang (kronis), seperti hipertensi, gangguan ginjal, lupus, dan diabetes.
  4. Pengaruh infeksi tertentu, seperti malaria, rubela, toksoplasmosis, sitomegalovirus, chlamydia (klamidia), gonore, sifilis.
  5. Konsumsi obat-obatan berefek buruk pada janin, seperti retinoid dan obat anti inflamasi non-steroid.
  6. Merokok, mengonsumsi alkohol, minuman keras dan menggunakan obat-obatan terlarang.
  7. Konsumsi kafein yang berlebihan.
  8. Kelebihan atau kekurangan berat badan.
  9. Janin tumbuh di luar rahim. Kondisi ini disebut kehamilan ektopik, yang dapat mengancam jiwa karena memiliki risiko pecah dan risiko pendarahan dalam tubuh. 

    Metode penanganan untuk keguguran

    Setelah memastikan diagnosis keguguran, Anda bisa memilih untuk menunggu sampai seluruh jaringan keluar secara alami dari rahim, prosesnya bisa memakan waktu sekitar 3-4 minggu. Adapun dokter biasanya cenderung menganjurkan penanganan dengan obat ataupun operasi.

    Penggunaan obat-obatan biasanya berupa tablet minum atau obat yang dimasukkan ke vagina. Obat-obatan ini biasanya berpengaruh dalam waktu 24 jam, untuk mempercepat proses pengeluaran sisa jaringan dari rahim sang ibu.

    Adapun operasi dilakukan untuk melebarkan serviks dan menggunakan kuret untuk mengeluarkan jaringan dari rahim. Operasi perlu dilakukan secepatnya apabila pasien mengalami pendarahan parah, atau mengalami gejala infeksi. Prosedur ini memiliki risiko, yaitu melukai jaringan serviks dan dinding rahim.

    Tips mencegah keguguran
    1. Terapkan pola makan yang sehat dan seimbang, cukupi kebutuhan tubuh dari asupan serat.
    2. Jangan merokok
    3. Jangan mengonsumsi minuman keras dan alkoohol
    4. Jangan menggunakan obat-obatan terlarang.
    5. Jaga berat badan yang ideal (tidak kegemukan & tidak terlalu kurus).
    6. Jika diketaui otot serviks lemah, perlu ditangani secepatnya. 
    7. Jika ibu hamil menderita diabetes, maka penting mematuhi anjuran makanan dan pantangan dari dokter.
    8. Istirahat cukup. 
    9. Hindari perut ibu hamil mengalami benturan.
    10. Hindari melakukan perjalanan yang terlalu lama.
    11. Jangan mengangkat beban berat.
    12. Hindari olahraga berat.
    13. Kendalikan Stress.
    14. Gunakan pakaian longgar. Ibu hamil tidak boleh memakai pakian ketat, terutama pakaian yang mengikat perut terlalu kencang.
    15. Konsumsi asam folat, karena ibu hamil yang kurang dalam mengkonsumsi asupan asam folat akan rentan mengalami keguguran. 

    loading...
    5. Penyakit jantung

    Dalam penelitian yang melibatkan 515 wanita penderita penyakit jantung, ternyata 95% wanita mengatakan bahwa mereka baru mengenali gejala penyakit jantung sebulan setelah mendapatkan serangan jantung pertama.

    Gejala penyakit jantung yang dilaporkan wanita setelah terkena serangan jantung yaitu kelelahan tubuh yang tidak biasa (ini paling sering), gangguan tidur, sesak nafas, gangguan pencernaan, dan jiwa yang tidak tenang (gelisah).

    Adapun gejala yang dialami pria saat terkena serangan jantung yaitu sesak nafas (ini paling sering dialami pria), perasaan tubuh yang lemah, kelelahan tubuh yang tidak biasa, keringat dingin dan kepala pusing.

    Mengenali gejala penyakit jantung pada wanita

    Berdasarkan survey yang dilakukan Women’s Health Study, menemukan hasil bahwa wanita yang berpenghasilan rendah lebih rentan menderita penyakit jantung, sehingga menurut servey ini faktor finansial ikut terlibat dalam pemicu resiko penyakit jantung pada wanita.

    Setelah masalah keuangan, penelitian dari pihak Women’s Health Study tersebut menemukan kematian pasangan ataupun anak, dan menderita sakit parah (berkepanjangan) menjadi penyebab kedua kaum wanita terkena penyakit jantung.

    Gejalanya seperti maag, nyeri lambung, rasa mual, muntah. Pada sebagian wanita merasakan nyeri di dada kiri saat ditekan, yang terkadang menyebar hingga ke leher atau punggung.

    Mengenai gejala keringat dingin. Keringat dingin berbeda dengan keringat biasa, untuk keringat biasa muncul karena baru saja melakukan olahraga. Adapun keringat dingin cendrung muncul karena rasa gugup ataupun stress. Apabila tangan tiba-tiba mengeluarkan keringat, padahal Anda tidak melakukan olahraga atau aktivitas fisik, maka perlu diwaspadai, terutama lagi jika terjadi di malam hari.

    Waspadai penyakit jantung koroner pada wanita

    Penyebab yang memicu penyakit jantung koroner pada wanita, yaitu:
    1. Penurunan hormon esterogen, yang selama ini berguna untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan. 
    2. Penurunan hormon estrogen menyebabkan meningkatnya kadar lemak dalam darah, yang menimbulkan penebalan pembuluh darah.
    3. Terjadinya komplikasi serius, karena juga mengalami penyakit seperti diabetes, hipertensi ataupun gangguan ginjal.
    4. Terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah kecil (mikrovaskular)
    5. Wanita yang mengalami penyakit diabetes mellitus (kencing manis) terekna risiko 2 kali lipat menderita penyakit jantung koroner.
    6. Perempuan yang memiliki kebiasaan merokok mempunyai risiko 6-9 kali lipat menderita penyakit jantung koroner.
    7. Obesitas (kegemukan) juga bisa meningkatkan resiko penyakit jantung koroner.

    6. Penyakit Lupus

    Penyakit Lupus

    Lupus merupakan penyakit inflamasi kronis disebabkan sistem kekebalan tubuh yang melakukan kekeliruan menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri, seperti kulit, sendi, sel darah, paru-paru dan jantung.

    Gejalanya agak sulit untuk didiagnosis, dan gejalanya beragam.Gejala umum lupus seperti ruam pada kulit, tubuh yang mudah lelahan, rasa sakit / nyeri pada sendi dan pembengkakan pada sendi.

    Penyakit ini sering disebut autoimun, dimana sistem imunitas (kekebalan tubuh) justru menyerang tubuhnya sendiri, seperti pada organ yang sehat.

    Cara mencegah penyakit lupus

    Dalam pola hidup sehat, seperti olahraga secara teratur (3-7 kali dalam seminggu). Jika Anda perokok, usahakan untuk berhenti merokok semampu mungkin.

    Apabila Anda sering bekerja di bawah sinar matahari, maka perlu membatasi kontak langsung dengan sinar matahari yang berlebihan.

    Lakukan diet nutrisi, minimalisir mengkonsumsi junk food, dan perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran, serta makanan bergizi lainnya.

    Penyakit lupus tidaklah menular, sehingga jangan kuatir bila Anda berhubungan dengan penderita penyakit lupus.

    Mengobati lupus

    Lupus jenis SLE tidak bisa disembuhkan 100%, dimana pengobatannya hanya untuk mengurangi gejala, dan mencegah organ lainnya terkena kerusakan.

    Penyakit lupus sering dijuluki dengan penyakit 1000 wajah, hal itu karena penyakit lupus yang mampu meniru gejala penyakit lain, akibatnya terjadi kesulitan diagnosis, sehingga terjadi kesalahan dalam langkah pengobatan.

    Komplikasi serius bisa terjadi pada penderita penyakit lupus. Apabila tidak segera ditangani, SLE beresiko tinggi menimbulkan komplikasi penyakit yang berbahaya.

    Obat anti inflamasi nonsteroid

    Nyeri sendi atau otot adalah salah satu gejala utama SLE. Dokter mungkin akan memberi obat anti inflamasi nonsteroid untuk mengurangi gejala ini, da meredakan rasa sakit. Jenis obat yang diberikan dokter pada penderita SLE biasanya seperti ibuprofen, naproxen, diclofenac, dan piroxicam.

    Obat yang disebutkan diatas tidak cocok untuk orang yang mengalami gangguan lambung, ginjal, hati atau penyakit asma. Anak-anak di bawah 16 tahun lebih baik hindari meminum aspirin. Perlu berkonsultasi kepada dokter untuk menemukan obat anti inflamasi nonsteroid yang cocok.

    Kortikosteroid

    Kortikosteroid dapat mengurangi inflamasi. Obat ini diberikan oleh dokter ketika kondisi penderita SLE mengalami gejala yang sudah parah. Tahap awal pemberian obat ini mungkin berdosis tinggi. Lalu dosisnya akan diturunkan secara bertahap, seiring keadaan yang membaik.

    Dosis tinggi ataupun konsumsi jangka panjang obat kortikosteroid bisa menyebabkan penipisan tulang, penipisan kulit, bertambahnya berat badan dan hipertensi (tekanan darah tinggi).

    Hydroxychloroquine

    Jenis obat hydroxychloroquine juga efekif digunakan untuk menangani malaria, dan dapat digunakan untuk mengobati beberapa gejala utama SLE, seperti nyeri sendi dan otot, mudah lelah dam ruam pada kulit.

    Dokter spesialis biasanya menganjurkan konsumsi obat hydroxychloroquine dalam jangka panjang, tujuannya untuk mencegah perkembangan komplikasi yang lebih serius pada penyakit.

    Obat imunosupresan

    Obat imunosupresan bekerja dengan menekan kinerja sistem kekebalan tubuh, beberapa jenis imunosupresan diberikan dengan resep dokter, jenisnya seperti azathioprine, mycophenolate mofetil, dan cyclophosphamide.

    Rituximab

    Apabila jenis obat-obat lain sudah tidak mempan, maka dokter akan menganjurkan rituximab untuk penderita SLE. Obat ini awalnya dikembangkan untuk menangani kanker darah seperti imfoma. Disamping itu, rituximab efektif menangani autoimun.

    Rituximab bekerja untuk membunuh sel B, merupakan sel yang memproduksi antibodi. Obat ini dimasukkan melalui infus selama beberapa jam. Selama proses pengobatan seperti ini, kondisi pasien dipantau dengan teliti.


    7. Radang panggul

    Radang panggul

    Radang panggulmerupakan infeksi yang menyerang tuba fallopi, rahim, ovarium, leher rahim, atau panggul perempuan. Jikag tidak ditangani dengan segera, beresiko tinggi menyebabkan nyeri panggul kronis dan kehamilan ektopik.

    Penyebab radang panggul karena infeksi menular seksual, seperti bakteri chlamydia (klamidia) dan kencing nanah (gonore). Bakteri tersebut dapat juga menyebabkan leher rahim terinfeksi. Bakteri ini menyebar dari vagina hingga ke organ reproduksi bagian atas.

    Pengobatan radang panggul

    Beberapa pengobatan yang umum dilakukan yaitu pemberian antibiotik jika masih dalam tahapan awal penyakit. Jenis antibiotik yang diberikan seperti metronidazole, ofloxacin, doxycycline, atau ceftriaxone, yang nantinya bekerja untuk mengobati akibat infeksi bakteri.

    Pemberian antibiotik bisa juga dibarengi dengan obat pereda sakit, seperti ibuprofen dan paracetamol, ini dilakukan ketika penderita merasakan sakit di perut ataupun panggul. Adapun pasien yang sedang hamil, maka perlu berhati-hati dalam antibiotik.

    Adapun penderita radang panggul berat biasanya akan menerima antibiotik melalui infus di rumah sakit.

    Radang panggul yang sudah sangat parah, biasanya akan ditangani dengan operasi pengangkatan rahim atau pengangkatan ovarium. Pengangkatan organ dilakukan untuk mencegah menyebarnya infeksi ke panggul ataupun perut.

    8. Polymyositis

    Polimiositis suatu penyakit kelaianan otot dengan sebab peradagan (miopati infamatorik). Gejalanya seperti munculnya rasa lemah pada otot, serta rasa nyeri. Untuk rasa nyeri ini hanya dialami kira-kira sekitar 30% pasien.

    Adapun penyebab yang dicurigai (tidak pasti) yaitu karena adanya masalah pada aktifitas sistem kekebalan tubuh.

    Untuk penanganan masalah polymyositis belum dibakukan oleh para ahli, sehingga bisa berubah cara penanganannya dari waktu ke waktu. Hal itu karena kasusnya yang masih jarang terjadi, serta masih jarang para ilmwuan melakukan penelitian terhadap permasalahan ini.

    Adapun langkah penanganan pada pasien secara umum yaitu pemberian kortikosteroid, penekan iun dan terapi biologik.

    9. Bartholinitis

    Bartolinitis adalah Infeksi pada kelenjar bartolin mengakibatkan pembengkakan pada alat kelamin luar wanita. Bartholinitis akut berupa kelenjar membesar, merah, nyeri, dan lebih panas dibandingkan daerah sekitarnya.

    Kuman dalam vagina bisa menginfeksi salah satu kelenjar bartolin sehingga tersumbat dan membengkak.

    Umumnya virus berada di daerah mulut rahim yaitu human papilloma virus (HPV), yang bisa menyebabkan infeksi, dan meminbulkan resiko kanker rahim. Apabila terus menjalar, bisa menimbulkan radang panggul.

    Untuk mencegah resiko radang, maka perlu menerapkan beberapa hal penting, berikut di bawah ini:
    1. Jangan malas membersihkan alat kelamin setelah berhubungan seksual.
    2. Biasakan membersihkan diri, setelah buang air besar, dengan gerakan membasuh dari depan ke belakang.
    3. Segera pergi ke dokter apabila mengalami keputihan dalam waktu yang terlalu lama. Masalah keputihan ini bisa dialami oleh semua perempuan.
    4. Hindari menggunakan celana yang ketat, karena bisa meningkatkan resiko kelembapan. 
    5. Pilih pakaian dalam dari bahan yang menyerap keringat, sehingga mengusahakan daerah vital selalu kering.
    6. Penting untuk memilih makanan sehat dan bergizi untuk dikonsumsi. 
    7. Berusaha menghindari tubuh dari masalah kegemukan (obesitas).

    Cara mencegah bartolinitis :
    1. Apabila memang tidak terlalu perlu, maka jangan menggunakan pantyliner, karena bisa meningkatkan kelembapan kulit di sekitar vagina.
    2. Alat reproduksi sebenarnya sudah punya kemampuan untuk membersihkan sendiri dari kuman. Sehingga bukanlah hal yang sangat diperlukan penggunaan produk pembersih dan pengharum vagina, justru dikhawatirkan menimbulkan efek negatif.
    3. Jangan berganti-ganti pasangan seksual
    10. Herpes Dermatitis

    Herpes Dermatitis

    Herpes genitalis terjadi akibat Infeksi STD (penyakit menular seksual), disebabkan virus HSV (Herpes Simplex). HSV dibagi menjadi 2 jenis, pertama yang sering menyerang badan (pinggang hingga mulut), kedua yatu yang menyerang pinggang ke bawah.

    HSV jenis pertama terjadi karena hubungan seks oral dan menular melalui serbi, adapun herpes genitalis lebih banyak disebabkan HSV jenis kedua.

    Gejala penyakit ini umumnya akan mengalami proses inkubasi pada 3-7 hari. Terkadang penyakit tidak terlihat ketika infeksi sudah terjadi pada mulut rahim.

    Adapun yang dirasakan, awalnya timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka, setelah itu biasanya penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, mudah lelah, tubuh demam, terasa sakit atau nyeri pada otot.

    Pencegahan dan pengobatan dermatitis

    Penggunaan obat yang biasanya dianjurkan dokter, seperti antihistamin dan antialergi, antipruritus topikal, anti-infeksi topikal dengan korfikosteroid (untuk menekan peradangan), kortikosteroid topikal, preparat psoriasis, seboroik dan iktiosis (untuk mengobati dermatitis seboroik), salep atau krim yang mengandung kortikosteroid.

    Pada kasus ringan, dokter biasanya meresepkan antihistamin atauoun antihistamin yang dikombinasikan dengan antiserotonin, antibradikinin atau anti-SRA dsb.

    Adapun pada kasus akut (parah) dokter biasanya meresepkan kortikosteroid. Untuk mencegah munculnya eksim, beberapa hal yang perlu diperhatikan:
    1. Menjaga kelembaban kulit.
    2. Hindari sebisa mungkin perubahan suhu dan kelembaban yang mendadak.
    3. Hindari mengeluarkan keringat yang terlalu banyak (atau hindari kepanasan).
    4. Jaga kondisi jiwa, jangan sampai stress dan depresi.
    5. Hindari pakaian dengan bahan yang menggaruk seperti wool, dll.
    6. Hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras.
    7. Hindari lingkungan yang memicu alergi seperti serbuk bunga, debu, bulu binatang, dll.
    8. Batasi makanan yang bisa memicu alergi, seperti batasi telur, ikan, udang, lobster, kepiting, susu sapi, Kerang (custacea dan moluska), kacang pohon dan kacang tanah

    11. Kandidiasis

    Gambar kandidiasis di mulut dan lidah

    Kandidiasis merupakan infeksi akibat jamur candida. Kandiadisis dapat menyerang di banyak bagian tubuh, yang sering diinfeksi adalah mulut dan sekitar kelamin.

    Untuk gejalanya berbeda-beda, tergantung dari bagian tubuh yang terinfeksi. Berikut di bawah ini penjelasannya:

    1. Candidiasis mulut (oral trush), gejalanya bintil-bintik berwarna putih di dalam mulut dan lidah, kulit di sudut mulut terlihat pecah-pecah, kemerahan muncul di rongga mulut,timbul rasa sakit pada tenggorokan sehinga mngalami kesulitan menelan.

    2. Infeksi candida di sekitar kelamin, infeksi ini cukup sering menyebabkab terjadinya iritasi pada vagina. Gejalanya yaitu rasa gatal yang luar biasa di sekitar vagina, bagian disekitar vagina memerah dan perih, dan keputihan yang menggumpal seperti keju.

    Infeksi jamur pada kelamin bisa menjadi penyakit menular seksual, yang dapat mengenai pasangan seksual. Infeksi jamur candida bisamenyebabkan terjadinya infeksi di darah.

    Penyebab meningkatnya resiko kandidiasis
    1. Bentuk hubungan seksual yang tidak baik
    2. Terkena penyakit diabetes, terlalu banyak gula dalam darah dan imunitas lemah menimbulkan risiko kandidiasis.
    3. Mengguanakan antibiotik.
    4. Faktor usia, jamur candida lebih banyak menyerang bayi dan lansia.
    5. Bayi yang baru lahir, yang dengan berat terlalu ringan.
    6. Sistem kekebalan tubuh yang lemah
    7. Menderita penyakit HIV atau AIDS.
    8. Sedang menjalani kemoterapi
    9. Mengkonsumsi steroid. Steroid menekan sistem imun tubuh
    10. Setelah menopause, berisiko meningkatnya infeksi candida.
    11. Kondisi haid dan minum pil bisa meningkatkan resiko.

    Pengobatan dan pencegahan kandidiasis

    Ada banyak tersedia obat anti-jamur yang bisa dibeli secara bebas di apotek, akan tetapi penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai penyait yang diderita.

    Candidiasis mulut dapat diobati dengan antijamur yang berbentuk obat kumur atau gel. Untuk lama pengobatan seringnya antara 1-2 minggu. Dokter juga terkadang memberikan resep obat anti-jamur yang berbentuk tablet atau kapsul.

    Untuk infeksi candida di sekitar kelamin, bisa diobati dengan anti-jamur yang berbentuk krim, supositoria, dan tablet.

    Untuk ruam popok akibat candidiasis, bisa diatasi dengan krim anti-jamur, selain itu ada juga yang berbentuk salep dan bedak.

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan, guna mempercepat proses kesembuhan infeksi candidiasis:
    1. Rajin menggosok gigi (minimal 2 kali dalam sehari).
    2. Merawat gigi dengan baik, seperti membersihkan sela-sela gigi (bisa dengan dental floss atau lainnya), dan sesekali perlu berkonsultasi mengenai kesehatan gigi, dengan dokter atau spesialis gigi.
    3. Hindari kebiasaan buruk merokok.
    4. Untuk masalah candidiasis di sektiar alat kelamin, maka penting menggunakan pakaian dalam yang nyaman, seperti yang terbuat dari bahan katun.
    5. Jangan memakai pakaian yang terlalu ketat, terutama pakaian dalam
    6. Pastikan organ intim selalu kering.
    7. Hindari penggunaan sabun yang mengandung pewangi pada organ intim.

    12. Ulkus Mole (chancroid)

    Penyakit ulkus mole penularannya melalui hubungan seksual. Ulkus mole merupakan penyakit infeksi genital akut disebabkan oleh haemophilus ducreyi.

    Seseorang yang terkena masalah chancroid (ulkus mole) lebih rentan tertular HIV, karena chancroid meyebabkan terbukanya jalan bagi masuknya HIV ke dalam tubuh, melalui iritasi pada kulit.

    Setelah masa inkubasi antara 1 hari hingga 2 minggu, ulkus mole menimbulkan benjolan kecil, setelah itu dalam beberapa hari bisa berubah menjadi borok (lesi), yang akan terasa nyeri, ukuran antara 3-50 mm, luarnya ditutupi lapisan berwarna abu-abu (atau abu kekuning-kuningan), Jika tutupnya dikikis dengan kuku maka akan keluar darah.

    Bisul atau borok bisa muncul di lokasi tertentu, seperti pada kulit yang menutupi kepala penis (yaitu sebuah kulit yang biasanya disunat).

    Pengobatan ulkus mole
    Pada situs Alodokter.com, ada seseorang bertanya tentang cara mengobati penyakit chancroid. Dijawab oleh dr.Fildzah Khairina, bahwa dalam memastikan diagnosis chancroid, umumnya Dokter bertanya beberapa hal seperti riwayat seksual, kemudian dilakukan pemeriksaan fisik bagian yang terkena, hingga terkadang melakukan pemeriksaan laboratorium darah (mikroskopik).

    Pengobatan untuk chancroid dapat menggunakan beberapa regimen obat-obatan (antibiotik), dimana dalam penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter (spesialis kulit dan kelamin).

    dr.Fildzah Khairina juga memberikan tips agar penyakit tidak terulang lagi, yaitu penting memperhatikan kondisi hubungan intim yang sehat dengan pasangan, dan jangan melakukan hubungan seks oral atau anal.

    13. Trikomoniasis (parasit menular)

    Trikomoniasis merupakan penyakit menular seksual yang menimbulkan rasa gatal ataupun perih, serta membuat timbulnya cairan berbau tidak sedap dari bagian organ intim.

    Penyakit trikomoniasis disebabkan oleh parasit trichomonas vaginalis (TV). Orang-orang yang terkena trikomoniasis, tidak semua penderitanya akan merasakan gejala, hanya sekitar 50% saja yang mengalami gejalanya.

    Gejala trikomoniasis biasanya timbul sebulan setelah tubuh terkena infeksi. Pada wanita, trikomoniasis akan meyerang area vagina dan saluran pembuangan urine (uretra)

    Gejala-gejala trikomoniasis pada wanita (penting diwaspadai):
    1. Bagian perut bagian bawah terasa nyeri atau sakit.
    2. Terasa sakit (nyeri) saat buang air kecil
    3. Rasa nyeri saat berhubungan intim.
    4. Cairan vagina terlalu banyak jumlahnya (tidak nommal)
    5. Keputihan bisa berwarna kekuningan ataupun kehijauan 
    6. Keputihan bisa berbau amis.
    7. Timbul bengkak, rasa nyeri hingga rasa gatal di area kewanitaan. Terkadang bisa muncul rasa gatal di bagian paha dalam.

    Penanganan Trikomoniasis
    Trikomoniasis umumnya diatasi dengan antibiotik. Metronidazole adalah jenis antibiotik yang sering digunakan dalam mengobati trikomoniasis. Antibiotik diresepkan oleh dokter, dikonsumsi selama 7 hari (biasanya). Selain metronidazole, tinidazole terkadang juga diresepkan dokter untuk pengobatan.

    Apabila antibiotik telah dikonsumsi sampai habis, tetapi gejala aneh masih dirasakan, sedangkan hasil laboratorium menyatakan hasil negatif terhadap trikomoniasis (artinya sembuh dari penyakit trikomoniasis), maka perlu dilakukan tes lebih lanjut untuk mengetahui apakah gejala yang dirasakan berasal dari penyakit menular seksual yang lainnya.

    14. Vaginismus

    Dr. Geetha Venkat mengatakan bahwa banyak wanita menderita vaginismus, sebuah penyakit kelamin umum tetapi jarang dibahas. Masalah ini menyebabkan otot-otot vagina tanpa sengaja mengencang.

    Vaginismus mempengaruhi kemampuan wanita dalam hubungan seksual, penyisipan tampon dan pemeriksaan ginekologi.

    Vaginismus merupakan hasil dari kontraksi refleks involunter dari otot pubococcygeus yang mendukung vagina. Terjadinya refleks ini menyebabkan otot-otot dan jaringan di dalam vagina mengalami tegang secara tiba-tiba, sehingga menyebabkan saat hubungan seksual akan timbul rasa sakit.

    "Biasanya penyebab vaginismus adalah kombinasi dari pemicu fisik atau non-fisik yang menyebabkan tubuh mengantisipasi rasa sakit. Bereaksi terhadap antisipasi rasa sakit, tubuh secara otomatis mengencangkan otot vagina untuk melindungi diri dari bahaya" kata Dr. Venkat.

    Penyebab Vaginismus
    1. Terjadi infeksi menimbulkan luka disekitar lubang vagina.
    2. Gangguan selaput dara, seperti saat tarikan saat penetrasi berlangsung.
    3. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan, dan tidak sembuh secara sempurna. Alhasil menimbulkan reaksi penolakan saat melakukan hubungan.
    4. Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti (maaf) pemerkosaan.
    5. Adanya masalah trauma psikis ketika bercinta dengan pasangan, rasa trauma itu bisa membuat meningkatnya resiko vaginismus.
    6. Perasaan aneh berupa takut yang berlebihan saat bercinta.

    Pengobatan Vaginismus

    1. Terapi seks. Dengan melakukan konsultasi untuk mengatasi permasalahan psikologi penderita. Terapi latihan ini berisi teknik-teknik untuk melatih vagina agar menjadi rileks.

    2. Latihan vagina. Tujuannya untuk mengendurkan otot-otot seks, latihan seperti yoga, dll. Latihan vagina bisa dilakukan sendiri ataupun bersama suami. Dan penderita akan sering berkonsutasi dengan ahli guna perkembangan kesembuhan dari penyakit Vaginismus

    3. Relaksasi dan proses eksplorasi tubuh. Bentuk-bentuk relaksasi seperti mandi, pemijatan, teknik pernafasan dan yoga.

    15. Kista ovarium

    Kista ovarium

    Kista ovarium merupakan benjolan berisi cairan yang berkembang pada indung telur (ovarium) wanita. Hadirnya kista di ovarium cukup sulit terdeteksi, karena gejala tidak terasa. Umumnya penyakit kista ovarium baru menampakkan gejala saat sudah berkembang.

    Berikut gejala-gejala kista ovarium yang penting diperhatikan baik-baik:
    1. Sering buang air kecil
    2. Terasa nyeri saat buang air besar
    3. Tubuh merasa kelelahan dan pusing
    4. Perut kembung
    5. Perubahan siklus menstruasi
    6. Mual, muntah, atau nyeri payudara
    7. Gangguan pencernaan
    8. Tubuh mudah merasa kenyang padahal hanya makan sedikit
    9. Nyeri panggul saat hubungan seksual
    10. Nyeri panggul terkadang menyebar sampai ke punggung bawah dan paha

    Hal-hal yang membuat tingginya risiko kanker ovarium, yaitu:
    1. Sudah masuk ke masa menopause.
    2. Umur lanjut
    3. Memiliki gen mutasi BRCA1 dan BRCA2.
    4. Ada anggota keluarga dengan riwayat penyakit kanker ovarium.
    5. Menderita kanker payudara.
    6. Menjalani terapi hormon setelah menopause.
    7. Merokok.
    8. Mengalami sindrom ovarium polikistik.
    9. Mengonsumsi obat untuk meningkatkan kesuburan.
    10. Belum pernah hamil, padahal sudah memasuki usia produktif.